Pengertian Manajemen: Fungsi, Tujuan, Unsur, dan Jenis-Jenis Manajemen

Apa itu manajemen? Memahami pengertian manajemen yaitu langkah permulaan yang sungguh-sungguh penting bagi tiap-tiap orang sebelum melaksanakan kegiatan manajemen itu sendiri.

Di artikel ini dibahas secara lengkap tentang manajemen, terlebih dalam kaitannya dalam dunia bisnis. Adapun sebagian hal yang ditunjukkan dalam artikel di antaranya:

  • Pertama, akan dibeberkan definisi manajemen, baik secara umum ataupun menurut para ahli.
  • Kedua, akan dibuktikan apa saja fungsi manajemen dalam dunia bisnis.
  • Ketiga, akan ditunjukkan sebagian unsur manajemen.
  • Keempat, beberapa teladan dan ragam manajemen dalam dunia bisnis.

Sekiranya kamu mau memahami apa itu manajemen, maka sebaiknya kamu membaca artikel ini hingga akhir.

Pengertian Manajemen Biasa Tepat

Apa yang dimaksud dengan manajemen? Pengertian manajemen adalah sebuah progres untuk mengontrol sesuatu yang dikerjakan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk menempuh tujuan organisasi hal yang demikian dengan sistem bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Lazim etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, ialah menagement, yang artinya yaitu seni dalam mengatur dan menjalankan. Manajemen bisa juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengaturan sumber kekuatan untuk mencapai target secara efisien dan efektif.

Tulisan dalam hal ini ialah menempuh tujuan cocok perencanaan, meski efisien merupakan melakukan pekerjaan dengan benar, teroganisir, dan selesai sesuai jadwal.

Dalam buku karya T. Hani Handoko (Manajemen) disebutkan ada tiga alasan utama kenapa manajemen dibutuhkan:

  • Manajemen dibutuhkan supaya tujuan pribadi dan organisasi dapat tercapai
  • Menurut, manajemen juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran, dan kesibukan, yang saling bertentangan dari pihak yang punya kepentingan dalam organisasi.
  • Manajemen dibutuhkan untuk menempuh efisiensi dan efektivitas suatu kerja organisasi

Sebuah organisasi yang sedang berkembang memerlukan manajemen dalam beberapa hal; mencakup manajemen strategi, manajemen sumber kekuatan manusia, produksi, pemasaran, dan manajemen lainnya.

Baca Juga : Pengertian Administrasi

Pengertian Manajemen Beberapa Para Pendapat

Menurut spesialis di bidang ilmu manajemen menerangkan apa arti manajemen. Berdasarkan para spesialis ini bisa kita jadikan sebagai dasar untuk lebih memahami apa itu manajemen.

Berikut yaitu definisi manajemen berdasarkan para ahli:

1. Mary Parker Follet

Beberapa Mary Parker Follet, pengertian manajemen ialah sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan via orang lain. Dengan kata lain, seorang manajer bertugas memegang dan memberi pengarahan orang lain untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.

2. George R. Terry

Beberapa George Robert Terry, pengertian manajemen yaitu sebuah proses yang khas yang terdiri dari sebagian perbuatan; perencanaan, pengorganinasian, menggerakkan, dan pengawasan.

Menurut itu dijalankan untuk menentukan dan menempuh sasaran atau target yang berharap dicapai dengan memanfaatkan semua sumber kekuatan, termasuk sumber energi manusia dan sumber kekuatan lainnya.

3. Henry Fayol

Sebagian Henry Fayol, pengertian manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/ kontrol kepada sumber kekuatan yang ada agar mencapai tujuan secara tepat sasaran dan efisien.

4. Ricky W. Griffin

Sebagian Ricky W. Griffin, pengertian manajemen adalah sebuah cara kerja perencanaan, pengerjaan organisasi, proses kordinasi, dan proses kontrol terhadap sumber tenaga untuk menempuh tujuan dengan tepat sasaran dan efisien.

Tulisan berarti tujuan bisa tercapai pantas rencana, sedangkan efisien artinya tugas dilaksanakan dengan benar, teroganisir, dan selesai pantas jadwal.

5. Lawrence A. Appley

Sebagian Lawrence A. Appley, arti manajemen merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seseorang atau organisasi untuk menggerakkan orang lain supaya mau melakukan sesuatu.

6. Oey Liang Lee

Beberapa Oey Liang Lee, pengertian manajemen ialah ilmu atau seni dalam perencanaan, pengorganisasian, pembentukan, tuntunan, dan pengontrolan terhadap sumber energi yang ada untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

7. Hilman

Beberapa Hilman, pengertian manajemen yaitu fungsi untuk menempuh suatu tujuan lewat perantara aktivitas orang lain serta mengawasi usaha-usaha tiap-tiap individu guna mencapai tujuan yang sama.

8. Dr. Ahuja

Beberapa Dr. Ahujae, pengertian manajemen yaitu pihak-pihak yang menawarkan/ menyediakan jasa untuk bidang yang terkait dengan manajemen.

9. Renville Siagian

Dalam bukunya, Renville Siagian menceritakan pengertian manajemen merupakan salah satu bidang usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan yang dikelola oleh tenaga ahli yang terlatih dan berpengalaman.

10. Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A

Beberapa Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A, pengertian manajemen yaitu ilmu perilaku yang terdiri dari aspek sosial eksak bukan dari tanggungjawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencanaannya.

11. James A.F.Stoner

Sebagian James A. F. Stoner, pengertian manajemen adalah suatu cara kerja perencaan, pengorganisasian, leadership, serta pengaturan upaya dari member organisasi tersebut serta penerapan sumber tenaga yang tersedia di organisasi tersebut guna menempuh suatu tujuan yang telah ditetapkan organisasi sebelumnya.

Fungsi Manajemen Dalam Bisnis

Awam biasa, fungsi manajemen ialah sebagai unsur dasar yang harus merekat dalam manajemen sebagai acuan manajer (seseorang yang mengelola manajemen) dalam melakukan tugas untuk mencapai tujuan dengan metode merencanakan, mengorganisir, mengordinasi, dan membatasi.

Nasihat pada pengertian Manajemen di atas, terdapat 5 fungsi utama manajemen dalam bisnis, yakni:

  1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah yang paling penting dalam sebuah manajemen bisnis. Seorang manajer yang mengelola manajemen dalam perusahaan atau bisnis akan merencanakan dan mengevaluasi setiap tindakan yang sudah dan yang belum ditindaklanjuti dalam bisnis.

Perencanaan penting untuk memutuskan secara keseluruhan tujuan perusahaan dan upaya untuk memenuhi tujuan tersebut. Manajer senantiasa bertindak sebagai seseorang yang mencari pilihan dalam mencapai tujuan akhir, mencakup rencana jangka pendek, menengah ataupun jangka panjang.

Tanpa perencanaan yang ideal dalam bisnis yang sedang berkembang bisa membikin bisnis tidak berjalan cocok dengan jalurnya. Penyimpangan ini bisa berakibat pada ketidakteraturan hingga kebangkrutan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi manajemen dalam bisnis yang kedua ialah sebagai pengorganisasian dengan membagi aktivitas besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau serangkaian aktivitas. Tujuannya yakni untuk memudahkan manajer melaksanakan pengawasan yang lebih tepat sasaran  dan memutuskan sumber energi yang dibutuhkan untuk tiap aktivitas yang sudah dibagi menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian secara lebih gampang bisa dikerjakan dengan menetapkan apa tugas yang dijalankan, siapa yang melakukan dan bagaimana harus dikerjakan. Karena ini bertujuan untuk menempuh tujuan bisnis lewat proses yang lebih berkala  atau terorganisasi.

  1. Penempatan (Staffing)

Mirip dengan organizing, tapi pemakaiannya lebih luas. Klasifikasi organizing lebih memperhatikan manajemen sumber kekuatan manusia, maka staffing lebih memandang sumber tenaga secara biasa. Menurut sumber kekuatan hal yang demikian diantaranya; peralatan, perlengkapan, dan inventaris yang ada pada sebuah organisasi.

  1. Trek (Directing)

Fungsi manajamen dalam bisnis yang terakhir merupakan sebagai suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap member bisnis atau kelompok cakap menempuh target dan sasaran pantas prosedur manajerial yang telah direncanakan. Seorang manajer akan melakukan nasehat jika terjadi problem atau jika apa yang dilaksanakan tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Instruksi tidak seluruh hal yang direncanakan dalam bisnis dapat diciptakan secara kongkrit dalam perbuatan, mengingat banyak kejadian yang tidak bisa terduga sebelumnya. Sehingga disinilah fungsi manajemen sebagai bimbingan agar apa yang dikerjakan sumber energi masih berada pada jalanan yang seharusnya.

  1. Pengawasan (Controlling)

Dari serangkaian agenda dan perbuatan yang telah dilakukan, perlu adanya pengawasan atau controlling. Fungsi manajemen bisnis dalam hal ini merupakan menjalankan evaluasi secara menyeluruh terhadap daya kerja sumber energi perusahaan.

Manajer secara aktif akan mengerjakan pengawasan terhadap sumber kekuatan yang telah diorganisasi sebelumnya dan menetapkan apa yang dijalankan layak dengan yang direncanakan. Adanya kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas bisa dikoreksi untuk menjadi pelajaran pada perencanaan tahap selanjutnya.

Elemen dari masing-masing sumber energi juga penting untuk menjadi bahan kategori supaya tidak menimbulkan dominansi dari manajer saja. Bisnis yang bagus yakni bisnis yang anggotanya kapabel bekerjasama sacara tim dan berjalan secara simultan.

Menurut hal yang semestinya terpenuhi untuk melakukan pengawasan merupakan:

  • Semua (routing): manajer patut memutuskan jalur untuk memperkecil resiko kekeliruan yang terjadi
  • Penetapan waktu (scheduling): manajer semestinya mempunyai waktu rutin untuk melakukan pengawasan, semisal saja satu bulan satu kali atau dua kali
  • Unsur pengerjaan (dispatching): manajer mempunyai sikap untuk mendukung dan menyuruh supaya setiap sumber energi menuntaskan pekerjaan layak dengan waktu yang telah diatur
  • Tindak lanjut (follow up): manajer mengerjakan evaluasi dan memberikan solusi dari segala yang masalah yang terjadi selama cara kerja menempuh tujuan untuk meminimalisisr terjadinya kesalahan yang sama.

Elemen-Unsur Manajemen

Dalam menyusun cara manajerial yang baik diperlukan unsur-faktor manajemen di dalamnya. Menurut elemen tersebut saling melengkapi satu sama lain, dan sekiranya salah satu faktor hal yang demikian tak ada karenanya berpengaruh pada hasil keseluruhan pencapaian suatu organisasi.

Berikut ini merupakan unsur-elemen manajemen hal yang demikian:

  1. Manusia (Human)

Pemakaian yang paling memastikan dalam manajemen merupakan manusia. Dalam praktiknya, manusia lah yang membuat tujuan dan menjalankan progres pencapaian tujuan tersebut. Dengan kata lain, cara kerja kerja tak akan terjadi bila terdapat elemen manusia di dalamnya.

  1. Uang (Money)

Uang adalah unsur manajemen yang sangat berakibat sebab hasil kegiatan bisa diukur dari jumlah yang beredar di suatu perusahaan. Faktor uang bisa menjadi alat dalam pengerjaan pencapaian tujuan dengan pengaplikasiannya yang diperhitungkan secara rasional.

Proses uang dalam suatu perusahaan yakni untuk biaya operasional, seperti gaji pegawai, pembelian dan perawatan peralatan kantor, dan peralatan lainnya yang diperlukan oleh perusahaan.

  1. Materials (Bahan)

Bahan ini terdiri dari raw material (bahan separo jadi) dan bahan jadi. Unsur material ialah elemen penting dalam dunia usaha sebab hasil yang bagus cuma dapat ditempuh seandainya terdapat material yang baik.

  1. Mesin (Machines)

Mesin amat diperlukan manusia untuk melakukan pekerjaan yang sulit menjadi lebih gampang dan pesat. Progres mesin akan meningkatkan hasil dan keuntungan serta membikin pelaksanaan kerja menjadi lebih tepat sasaran dan efisien.

  1. Metode (Methods)

Contoh progres kerja cuma bisa berjalan dengan tepat sasaran dan efisien bila dikerjakan dengan metode yang pas. Suatu cara kerja mesti mempertimbangkan target, fasilitas, waktu, uang, dan kesibukan bisnis.

Jenis itu, cara yang tepat dan baik juga semestinya dipahami oleh manusia yang mengerjakannya. Dengan kata lain, sebuah sistem hanya bisa berjalan dengan baik kalau manusia terlibat di dalamnya.

  1. Pasar (Market)

Teladan pemasaran produk adalah unsur manajemen yang betul-betul krusial bagi sebuah perusahaan. Bila tak ada pemasaran karenanya barang tak akan laku.

Suatu bisnis bisa merajai pasar bila menawarkan produk yang bermutu dan layak dengan minat dan daya beli konsumen. Itulah sebabnya progres pemasaran amat erat hubungannya dengan mutu barang yang dijual (baca juga: pengertian pasar).

Contoh dan Jenis-Jenis Manajemen

Dalam pengaplikasian ilmu manajemen dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak sekali teladan yang dapat kita temukan, layak dengan bidangnya.

Berikut ini yakni beberapa model dan macam-macam manajemen:

  • Manajemen Relasi
  • Manajemen Administrasi Perkantoran
  • Manajemen Kesimpulan
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Personalia dan Administrasi
  • Manajemen Perusahaan
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Produksi
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Waktu
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Komunikasi
  • Manajemen Konstruksi
  • Manajemen Agribisnis
  • Manajemen Stress
  • Manajemen Sumber Manusia
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Rantai Pasokan
  • Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
  • Manajemen Masyarakat (Humas)
  • Dan lain-lain

Baca juga: Pengertian Organisasi

Di atas telah dibuktikan mengenai pengertian manajemen, fungsi, tujuan manajemen dalam bisnis, serta macam-jenis manajemen.

Dari penjelasan di atas bisa kita pahami bahwa ilmu manajemen itu rupanya amat luas dan contoh penerapan manajemen dalam kehidupan sehari-hari hakekatnya ada banyak sekali. Dan pada dasarnya kehidupan manusia tak pernah lepas dari ilmu manajemen, mulai dari hal kecil sampai hal yang besar.

Apakah penjelasan di atas telah cukup komplit atau masih ada yang wajib ditambahkan, mohon masukkannya di kolom komentar. Semoga tulisan ini berguna dan menambah wawasan kita bersama.

Leave a Reply